Sewon Screening #7 - Sarwati Sarwaga

Slot 5 : Kebun Cinta, Asmaraloka

Selamat datang di Kebun Cinta; Asmaraloka. Menjajaki asmaraloka hampir mustahil, hampir tak berujung. Buahnya ada belasan, puluhan, ratusan, ribuan, tak terhitung jumlahnya. Ada yang matang, busuk, belum matang, besar, kecil, manis, kecut, asam, akan panjang kalau disebut satu persatu. Selagi kita menjelajahi Asmaraloka, pertanyaannya adalah: Siapakah kita dalam asmaraloka nan luas? Di sisi manakah kita berpijak? Kepada siapa kita harus percaya ketika berbicara cinta? Jawabannya, tentu tidak ada yang tahu. 

Asmara berjalan seiringan dengan zaman. Mereka saling relevan. Terkadang semakin kompleks, terkadang rancu, tapi acapkali lucu, beberapa kali pilu, diajak berbicara juga lugu. Ragam pihak pun terkadang jadi sok tahu, berusaha menawarkan jawaban yang mereka tak tahu, termasuk program ini. Tapi, dalam bentuk upaya memahami asmara dan rasa-rasanya yang kadang tak terjemahkan, semoga film yang disajikan mampu menjawab rangkaian teka-teki teramat luas dari asmaraloka ini.

Program Kebun Cinta; Asmaraloka dari Sewon Screening 7 akan menilik kumpulan kisah kasih asmara yang tertuang dalam 5 film! Di waktu Subuh, saat kebanyakan orang tertidur pulas, kita justru menyaksikan pertarungan egoisme antara orang tua dan anaknya. Di alam yang lain, cinta yang lain, Semara menghadirkan sebuah kisah kasih tak sehat dan posesif yang agaknya menyeramkan. Seusai dari alam yang lain, kita beranjak ke lain yang lainnya dalam Aku Rindu Jatuh Cinta, dengan hasrat bercintanya yang membabi buta dan tak menuruti norma sosio-kultural. Capek? Jangan dulu dong, energi akan hasrat bercinta kita  masih ada di Through The Windshield, mengisahkan kasih tak sampai yang relevan dengan dekade sekarang, dan sepertinya memang bentuk mutakhir dan terdefinisikan dari asmara di zaman ini. Di penghujung sudut Asmaraloka, kita akan menyaksikan Sarikat, yang secara tidak langsung bernarasi; yang tua, yang bercinta.

Sebagai penutup, izinkan saya sebagai pemandu Asmaraloka kali ini menyampaikan pernyataan penutup. Bahwa pada akhirnya, asmara itu banyak bobroknya, itu harus kita akui. Tapi, kalau meninggal adalah berduka, maka kehidupan adalah berasmara. Sampai jumpa kembali! Bon voyage, ma belle!

72 menit 55 detik

Film yang ditayangkan

Subuh

2021 — Achmad Rezi Fahlevie
Samuel Wijayanto memutuskan untuk memeluk agama Islam, keputusannya menimbulkan permasalahan dengan ayahnya yang merupakan seorang Pendeta Kristen, inilah pemicu hubungan Samuel dengan ayahnya menjadi tidak baik, namun Samuel berupaya mengembalikan suasana harmonis diantara mereka.

Semara

2021 — Medy Mahasena
Sari (26) hadir di kehidupan Adi (28), seorang pria tunanetra buta total sejak lahir, sebagai tetangga di kontrakan rumah yang belum lama ia tinggali. Sari selalu berkunjung ketika sore hari, menengok keadaan Adi yang baru-baru ini tinggal sendirian. Luluh akan perhatian dari Sari, memunculkan keinginan Adi untuk bisa melihat, ingin selalu lebih lama bersama kekasihnya.

Aku Rindu Jatuh Cinta

2021 — Samuel Benaya Adhinugroho
Perjalanan hari Hadi sebagai salesman berakhir di sebuah malam di angkringan, namun malam itu masih terlalu muda untuk Hadi pulang tanpa sentuhan cinta.

Through The Windshield

2021 — Faishal Amri
Malam hari, di dalam mobil milik pacar Reza. Reza dan Nadine, sepasang remaja, mendiskusikan hubungan mereka yang seutuhnya hanya untuk kepuasan seksual saja. Nadine pun menyatakan perasaannya.

Sarikat

2021 — Ezra Cecio
Tan Kian Djien (72) dan Ruth Suryani (70) adalah sepasang suami istri asal Kudus, Jawa Tengah. Di masa lansianya mereka menceritakan kembali momen-momen penting dalam hidupnya, seperti momen bagaimana pertama kali mereka bertemu.

Registrasi